Magang Boam Dan Lalu Memanjang

Mari dan kembali, untuk magang disana, bersama teman teman dan air limbah tekstil yang suhunya bisa membuat batin mu menjadi hangat. 

Untuk sebuah peristiwa yang tidak dapat ditentukan dengan sedemikian rupa, salah satunya adalah ketika dunia mewajibkan untuk harus magang, agar bisa melanjutkan kemalasan untuk kuliah, di sisi lain otak aku ini, magang mungkin bisa berarti adalah untuk biaya makan padang ceban selama 1 bulan tanpa harus meminta uang kepada si ayah dan si ibu yang aku cintai, penduduk surga tanpa KTP sorga, yang sedang ditugaskan oleh allah untuk diribetkan dengan anak nya yang ini, yang ingin cabut kuliah hanya untuk bisa main pes bersama si perdi dan Haryo sampai jam 3 sore dan lanjut bermain bola di Santiago Berdebu alias baru ajak alias Bentang Lembang. Tapi tidak. Saat si adella dan fikran itu magang disebuah lab yg berasal dari dimana kangguru memamah biak, dengan bayaran fantastis untuk seukuran anak kuliah yang jajan nya es kenari dan darlung, aku heran mengapa aku ditempatkan disebuah tempat yang tidak sama dengan mereka. padahal, tahap pertama magang ditempat ku itu adalah interview bersama direktur, direktur perusahaan kontraktor, dan katanya nanti kamu akan dapat uang saku. tapi pengejawantahan kalimat nya ternyata nihil untuk diambil kesimpulan bahwa itu terjadi, yang ada magang saat itu hanyalah alat untuk semakin cemburu dan bahan pertanyaan pada tuhan, "Ya tuhan, kenapa aku mah magang teh malah jadi tukang angkat manhole dan nguras bak lemak hokben?" aku merasa watir dengan rendy boi dan si ais, melamar magang dengan pas foto memakai jas dan dasi, tetapi bekerja memakai kaos oblong dan sendal jepit yang beli di warung jafar. bulan ke 3 magang, dan yang aku dapat hanyalah nasi bungkus dan masakan mas Heru. lumayan untuk stamina menarik tuas motor dari bogor menuju gunung Sindur ketika kabut di rumput dan bunga bunga sedang mesra mesra nya. sekitar 1 jam 45 menit. PP


Sebenarnya ini hanya masalah sudut pandang dan juga seberapa handal seseorang dalam mensyukuri dan mencari keindahan di tiap aspek yang sudah terjadi. melihat rendy boi mengangkat selang bekas limbah. mengangkat manhole ipal yang beratnya adalah 1/3 berat john cena, mungkin itu terlihat indah oleh pacarnya si rendy boi yang waktu itu belum jadian. rendy boi pun tak lantas mengeluh dengan jobdesc nya yang seperti itu, ia bodo amat mau dibayar apa tidak, toh ini hanya rangkaian titik peristiwa yang pasti nanti terlewati. Dan lalu biasakan untuk selalu penasaran atas apa yang tuhan kehendaki dari mu untuk melalui sebuah peristiwa antik. Magang di sebuah ruko terpencil, dengan upah minimum. dan sama dengan kawan kawan PJT yang bertiga itu, tiga agar bisa disebut sebagai tiga serangkai. seolah olah mereka adalah kesatria analis yang bekerja dengan ikhlas untuk sebuah BUMN. dan itu tepat sudah. Tapi lihatlah.

Mungkin tuhan mau untuk aku agar ditempa dahulu dengan sesuatu yang antik. agar nanti kedepannya adalah bisa bekerja sebelum wisuda disebuah perusahaan FMCG multinasional. 

Jadi intinya, pada tulisan ini adalah tidak ber inti. karena ini hanyalah output dari kegabutanku yang mengetik tanpa peduli EYD memakai celana merah dan ada si dika disampingku bernafas menghabiskan umurnya dengan tidak tahu apa yang akan menimpa nya satu menit didepan. 

Bersyukur dahulu lantas paham. Jangan ingin paham dahulu lantas bersyukur. 

contoh lainnya adalah mengenai si Afrizal atau sering disebut ganteng oleh ibunya. dan antiknya adalah, mati konyol hampir dia capai ketika lagu cendol dawet menyanyi dalam radio mobil, tubuh bergerak berjoget dengan rokok menyala diapit oleh dua jari. seketika mobil terbalik dan ia hampir bersentuhan dengan maut. lalu dan si perusahaan ingin dia membayar sejumlah biaya karena dengan calutaknya ia menghilangkan alat bernilai miliaran dolar Zimbabwe. kan goblog. sudahmah gaji kecil harus membayar hutang pada perusahaan. lalu dipecat. Belum Wisuda Tapi Sudah Pernah Dipecat Anjing. tapi. semua nya tertuju pada momen ia bekerja di perusahaan dari negeri para penyuka teh, Inggris. dan harus karantina di hotel mewah dari J dan W ditambah Marriott. tapi tetap dibayar 200 ribu per hari. Maksudku itulah. kalian juga pasti pusing membaca ini. dan aku tidak peduli kalian membaca nya atau tidak karena ya sudah. boam.


Cikarang dan AC pada suhu 27 derajat celcius. ditambah tenggorokan yang belum minum air putih sejak 8 jam yang lalu.


Komentar

  1. Punten yah aku ngiring ngalangkung aja karena adzan isya hari ini tidak seperti biasanya dan muadzinnya tidak aku kenali suaranya sebab aku sedang berada di persimpangan untuk menunggu seorang teman untuk menjemput tapi lila pisan tolol ih jadi aku lagi gabut aja sambil menulis ini.

    Nepangkeun sadayana, akulah sang kura-kura kebingungan, disingkat K3 seperti ilmu mengenai keselamatan kerja agar ingat selalu kalau kerja harus selamat supaya gak rungkad jiwa raga. Sakadang kuya yang bingung karena gatau aku kenapa. Barangkali ia jatuh tigebros ke black hole dan tersesat karena poek. Tapi malam ini hareudang dan agak kesal. Kesal karena sisa kemarin terjadi sebuah perang batin antara aku dan ambu atau boleh jadi karena sebuah pesan sampah atau bisa jadi karena melihat si paling paling itu berkoar merasa paling paling, lieur goblog.

    Besok adalah rabu dan awan awan disini masih abu abu seperti ada hujan mau ragrag ke bumi tapi malu malu dan agak hoream jadinya menyisakam hanya udara tiris sampai ke sumsum tulanh belakang ditambah angin kencang yang menggelitik sukma si aku yang sudah porakporanda karena cinta. Mungkin cinta hangat buat kamu, buat aku mah basi.

    Udah ah aku sudah di jemput dan akan meser surabi asin di jalam sudirman dekat simpang tiga tapi dibungkus aja dan mam di rumah karena ini bukan kencan. Hanya jalan jalan santey sambil kangen kamu tapi selamat tinggal aja karena bingung seperti sudah tak ingin. Hatur nuhun.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangar agar tetap memiliki tekad

Semacam Mukadimah untuk apapun ini berawal